Rindu

"kini ku hanya mampu tatapi bintang yg semakin jauh hilang dari pandangan. Saat tak ada lagi tutur sapa dan gelak tawamu... Dan di s't kerinduan ikat bathin nan sepi,Bunga2 di halaman tak lagi daunnya bergoyang

Mempercepat Mozilla Firefox Dengan Speedy Fox

Firefox anda Lola alias Lambat Loading?? Solusinya adalah Speedy Fox. Meningkatkan Firefox dalam satu klik dengan SpeedyFox Anda mendapatkan

Ketika Cinta Bersemi

Indahnya "Ketika Cinta Bersemi" dalam Kehalalan.Subhaanallaah... Bak Musim Bunga berkuntum

Once Upon Time In Tokyo someday

Dan.. jika tiba waktuku nanti saat tak lagi raga mampu melawan tegarnya sang waktu... Dan... jika pada saatnya nanti

Candi Borobudur Dan Nabi Sulaeman As

Candi Borobudur Nabi Sulaiman, apa hubungannya?

Senin, 08 Agustus 2011

Ternyata Umar Bin Khattab R.A. Adalah Seorang Trilyuner !!

Nabi Bersabda:

Kejarlah seolah-olah kau hidup selamanya dan kejarlah akhirat seolah-olah kamu meninggal esok hari.

Mari kita lihat contoh kehidupan salah satu sahabat terbaik Rasulullah SAW.

Selama ini, kita hanya mengetahui bahwa hanya ada dua sahabat Rasul yang benar-benar sangat kaya, yaitu Abdurrahman bin Auf dan Ustman bin Affan. Namun sebenarnya, sejarah juga sedikit banyak seperti “mengabaikan” kekayaan yang dipunyai oleh sahabat-sahabat yang lain.

SIAPA UMAR BIN KHATTAB R.A. ?

Selama pemerintahan Umar, kekuasaan Islam tumbuh dengan sangat pesat. Islam mengambil alih Mesopotamia dan sebagian Persia dari tangan dinasti Sassanid dari Persia (yang mengakhiri masa kekaisaran sassanid) serta mengambil alih Mesir, Palestina, Syria, Afrika Utara dan Armenia dari kekaisaran Romawi (Byzantium). Saat itu ada dua negara adi daya yaitu Persia dan Romawi. Namun keduanya telah ditaklukkan islam pada jaman Umar.

Sejarah mencatat banyak pertempuran besar yang menjadi awal penaklukan ini. Pada pertempuran Yarmuk, yang terjadi di dekat Damaskus pada tahun 636, sebanyak 20 ribu pasukan Islam mengalahkan pasukan Romawi yang mencapai 70 ribu dan mengakhiri kekuasaan Romawi di Asia Kecil bagian selatan. Pasukan Islam lainnya dalam jumlah kecil mendapatkan kemenangan atas pasukan Persia dalam jumlah yang lebih besar pada pertempuran Qadisiyyah (th 636), di dekat sungai Eufrat. Pada pertempuran itu, jenderal pasukan Islam yakni Sa`ad bin Abi Waqqas mengalahkan pasukan Sassanid dan berhasil membunuh jenderal Persia yang terkenal, Rustam Farrukhzad.

Pada tahun 637, setelah pengepungan yang lama terhadap Yerusalem, pasukan Islam akhirnya mengambil alih kota tersebut. Umar diberikan kunci untuk memasuki kota oleh pendeta Sophronius dan diundang untuk salat di dalam gereja (Church of the Holy Sepulchre). Umar memilih untuk salat ditempat lain agar tidak membahayakan gereja tersebut. 55 tahun kemudian, Masjid Umar didirikan ditempat ia salat.

Umar melakukan banyak reformasi secara administratif dan mengontrol dari dekat kebijakan publik, termasuk membangun sistem administratif untuk daerah yang baru ditaklukkan. Ia juga memerintahkan diselenggarakannya sensus di seluruh wilayah kekuasaan Islam. Tahun 638, ia memerintahkan untuk memperluas dan merenovasi Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Medinah. Ia juga memulai proses kodifikasi hukum Islam.

Umar dikenal dari gaya hidupnya yang sederhana, alih-alih mengadopsi gaya hidup dan penampilan para penguasa di zaman itu, ia tetap hidup sangat sederhana. Pada sekitar tahun ke 17 Hijriah, tahun ke-empat kekhalifahannya, Umar mengeluarkan keputusan bahwa penanggalan Islam hendaknya mulai dihitung saat peristiwa hijrah.

KEKAYAAN KHALIFAH UMMAR BIN KHATTAB R.A

Ingat perkataan Umar bin Khattab bahwa ia tak pernah bisa mengalahkan amal sholeh Abu Bakar? Itu artinya, siapapun tak bisa menandingi jumlah sedekah dan infaqnya Abu Bakar As-Shiddiq.

Lantas, bagaimana dengan kekayaan Umar bin Khattab sendiri? Khalifah setelah Abu Bakar itu dikenal sangat sederhana. Tidur siangnya beralaskan tikar dan batu bata di bawah pohon kurma, dan ia hampir tak pernah makan kenyang, menjaga perasaan rakyatnya. Padahal, Umar adalah seorang yang juga sangat kaya.

Ketika wafat, Umar bin Khattab meninggalkan ladang pertanian sebanyak 70.000 ladang, yang rata-rata harga ladangnya sebesar Rp 160 juta—perkiraan konversi ke dalam rupiah. Itu berarti, Umar meninggalkan warisan sebanyak Rp 11,2 Triliun. Setiap tahun, rata-rata ladang pertanian saat itu menghasilkan Rp 40 juta, berarti Umar mendapatkan penghasilan Rp 2,8 Triliun setiap tahun, atau 233 Miliar sebulan.

"Berarti Umar ra mendapatkan passive income sebanyak Rp 2,8 Triliun setiap tahun, atau 233 Miliar sebulan!".
(Fikih Ekonomi Umar ra, penerbit Khalifa, hal. 47 & 99, konversi pada saat harga dinar Rp 1,2 juta)

Umar ra memiliki 70.000 properti. Umar ra selalu menganjurkan kepada para pejabatnya untuk tidak menghabiskan gajinya untuk dikonsumsi. Melainkan disisakan untuk membeli properti. Agar uang mereka tidak habis hanya untuk dimakan.

Kenapa harus properti?

1. Karena sahabat kaya raya lewat properti
2. Karena Allah tidak ciptakan bumi yang kedua, sehingga harganya makin mahal
3. Karena harga properti naik terus dan tidak fluktuatif
4. Karena properti adalah investasi terbaik dan teraman
5. Karena properti memiliki dua keuntungan : Capital gain dan cash flow
6. Karena bumi ini harus diwarisi oleh kaum yang taat kepada Allah saja.

Namun begitulah Umar. Ia tetap saja sangat berhati-hati. Harta kekayaannya pun ia pergunakan untuk kepentingan dakwah dan umat. Tak sedikit pun Umar menyombongkan diri dan mempergunakannya untuk sesuatu yang mewah dan berlebihan.

Menjelang akhir kepemimpinan Umar, Ustman bin Affan pernah mengatakan, “Sesungguhnya, sikapmu telah sangat memberatkan siapapun khalifah penggantimu kelak.” Subhanallah!
Semoga kita bisa meneladani Umar bin Khattab.

sumber:
Eramuslim/Fikih Ekonomi Umar bin Al-Khattab/khalifa
wikipedia

Senin, 01 Agustus 2011

10 keistimewaan bulan ramadhan

أًلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ

 بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

Segala puji bagi Allah, Tuhan sekelian alam. Selawat serta salam buat junjungan mulia Nabi Muhammad  S.A.W. keluarga serta para sahabat dan pengikut yang istiqamah menuruti baginda hingga ke hari kiamat.

Sahabat yang dirahmati Allah,
Firman Allah SWT maksudnya : “ Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan ke atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan ke atas umat-umat yang sebelum kamu, semoga kamu menjadi orang-orang yang bertakwa. “ (Surah al-Baqarah ayat 183)


Dari Abu Hurairah katanya Nabi SAW bersabda maksudnya : " Sesungguhnya telah datang kepada kamu bulan Ramadan bulan yang penuh berkat. Allah telah fardukan ke atas kamu berpuasa padanya. Sepanjang bulan Ramadan itu dibuka segala pintu syurga dan ditutup segala pintu neraka serta dibelenggu segala syaitan."
 (Hadis Riwayat Ahmad, an-Nasa'i dan Baihaqi)

Marilah sama-sama kita menanti kedatangan Ramadan dengan hati yang suci dan mengharapkan keredaan Allah SWT. Terdapat banyak hikmah dan kebaikan ibadah puasa yang kita kerjakan di bulan Ramadan yang difardukan oleh Allah SWT,  semoga dengan memahami hikmah dan kebaikan ibadah puasa ini akan menambahkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT.

Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki mengatakan orang yang berpuasa mempunyai 10 keutamaan yang diberikan Allah SWT, di antaranya ialah:

Pertama, Allah memberikan keistimewaan kepada umat yang berpuasa dengan menyediakan satu pintu khusus di syurga yang dinamai Al Rayyan. Pintu syurga Al Rayyan ini hanya disediakan bagi umat yang berpuasa ( puasa zahir dan batin).

Nabi SAW bersabda dalam satu hadisnya yang bermaksud : " Pintu Rayyan hanya diperuntukkan bagi orang-orang berpuasa, bukan untuk lainnya. Bila pintu tersebut sudah dimasuki oleh seluruh rombongan ahli puasa Ramadan, maka tidak ada lagi yang boleh masuk ke dalamnya. (Hadis Riwayat Ahmad, Bukhari dan Muslim).

Kedua, Allah telah mengfungsikan puasa umat Nabi Muhammad SAW  sebagai benteng yang kokoh dari siksa api neraka sekaligus tirai penghalang dari godaan hawa nafsu. Dalam hal ini Nabi SAW  bersabda maksudnya : “Puasa (Ramadan) merupakan perisai dan benteng yang kokoh dari seksa api neraka.” (Hadis Riwayat Ahmad dan Al Baihaqi).

Nabi SAW. menambahkan pula bahawa puasa yang berfungsi sebagai perisai itu layaknya perisai dalam kancah peperangan selama tidak dinodai oleh kedustaan dan mengumpat. (Hadis Riwayat  Ahmad, An Nasa`i, dan Ibnu Majah).


Ketiga, Allah memberikan keistimewaan kepada orang yang puasa dengan menjadikan bau mulutnya itu lebih harum dari minyak kasturi. Sehingga Nabi SAW bersabda maksudnya "Maka perubahan bau mulut orang berpuasa lebih harum di sisi Allah pada hari kiamat daripada bau kasturi. (Hadis Riwayat Bukhari, Muslim, Nasai'e, Ahmad, Ibn Khuzaimah, Ibn Habban dan Baihaqi)
  
Keempat, Allah memberikan dua kebahagiaan bagi orang yang puasa iaitu bahagia saat berbuka dan pada saat bertemu dengan Allah kelak. Orang yang berpuasa dalam santapan bukanya melahirkan rasa syukurnya dimana bersyukur termasuk salah satu ibadah dan zikir. Syukur yang terungkap dalam kebahagiaan kerana telah diberi kemampuan oleh Allah untuk menyempurnakan puasa di hari tersebut sekaligus berbahagia atas janji pahala yang besar dari-Nya.
Nabi SAW bersabda maksudnya : "Bagi orang berpuasa dua kegembiraan yang mana dia bergembira dengan keduanya apabila berbuka dia bergembira dengan waktu berbukanya dan apabila bertemu Tuhannya dia gembira dengan puasanya. (Hadis Riwayat Bukhari, Muslim, Nasai'e, Ahmad, Ibn Khuzaimah, Ibn Habban dan Baihaqi)

Kelima, puasa telah dijadikan oleh Allah sebagai medan untuk menempa kesihatan dan kesembuhan dari berbagai  penyakit. “Berpuasalah kalian, nescaya kalian akan sihat.”
(Hadis Riwayat Ibnu Sunni dan Abu Nu`aim).


Sayyid Muhammad  menegaskan bahawa rahasia kesihatan di balik ibadah puasa adalah bahawa puasa menempah tubuh kita untuk melumatkan racun-racun yang mengendap dalam tubuh dan mengosongkan bahan-bahan kotor lainnya dari dalam tubuh.
Menurut pandangan beliau puasa ialah cara mendapatkan kesihatan bagi seorang hamba guna meningkatkan kadar ketakwaan yang merupakan tujuan utama puasa itu sendiri. Firman Allah SWT maksudnya : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (Surah  Al Baqarah ayat 183).

Keenam, keutamaan berikutnya yang Allah berikan kepada orang yang puasa adalah dengan menjauhkan wajahnya dari seksa api neraka. Matanya tidak akan sampai melihat seksaan api neraka dalam bentuk apapun juga. Nabi SAW. bersabda maksudnya :  “Barangsiapa berpuasa satu hari demi di jalan Allah, dijauhkan wajahnya dari api neraka sebanyak (jarak) tujuh puluh musim.” (Hadis Riwayat Ahmad, Bukhari dan Muslim, dan Nasa`i).


Ketujuh, dalam al-Quran Allah berfirman maksudnya : “Mereka itu adalah orang-orang yang bertaubat, yang beribadat, yang memuji, yang melawat, yang rukuk, yang sujud, yang menyuruh berbuat makruf dan mencegah berbuat munkar dan yang memelihara hukum-hukum Allah. dan gembirakanlah orang-orang mukmin itu.”
(Surah At Taubah ayat 112).

Sebagian ulama ahli tafsir menerangkan bahawa orang –orang yang melawat (as-saihuun) pada ayat tersebut adalah orang yang berpuasa sebab mereka melakukan lawatan (kunjungan) kepada  Allah. Makna lawatan, tegas beliau, di sini adalah bahawa puasa merupakan penyebab mereka (orang yang berpuasa) boleh sampai kepada Allah. Lawatan kepada Allah ditandai dengan meninggalkan seluruh kebiasaan yang selama ini dilaksanakan  (contoh makan, minum, mendatangi isteri di siang hari) serta menahan diri dari rasa lapar dan dahaga.

Sayyid Muhammad cuba mentafsirkan ayat 10 dalam Surah Az Zumar : “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.”

Orang-orang yang bersabarlah maksudnya adalah orang yang berpuasa sebab puasa adalah nama lain dari sabar. Di saat berpuasalah, orang-orang yang bersabar (dalam beribadah puasa) memperoleh ganjaran dan pahala yang tidak terhitung banyaknya dari Zat Yang Maha Pemberi, Allah SWT.

Kelapan, di saat puasa inilah Allah memberi keistemewaan dengan menjadikan segala aktiviti orang yang berpuasa sebagai ibadah dan ketaatan kepada-Nya. Kerana  orang yang berpuasa dan ia meninggalkan ucapan yang tidak berguna (diam) adalah ibadah serta tidurnya dengan tujuan agar kuat dalam melaksanakan ketaatan di jalan-Nya juga ibadah.

Dalam satu hadis  riwayat Ibnu Mundih dinyatakan, Nabi SAW bersabda maksudny : “Diamnya orang yang berpuasa adalah tasbih, tidurnya merupakan ibadah, dan doanya akan dikabulkan, serta perbuatannya akan dilipatgandakan (pahalanya).”


Kesembilan, di antara cara yang Allah kenakan dalam memuliakan orang yang berpuasa, bahawa Allah menjadikan orang yang memberi makan berbuka puasa pahalanya sama seperti dengan orang yang berpuasa itu sendiri walaupun dengan sepotong roti atau seteguk air. Dalam satu riwayat Nabi SAW. bersabda maksudnya : “Barangsiapa yang memberi makanan berbuka bagi orang yang berpuasa, maka baginya pahala yang seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun.” (Hadis Tirmidzi, Ahmad & An-Nasa’i)
 
Malaikat meminta ampun kepada Allah SWT untuk orang yang menjamu makanan dan minuman untuk orang yang berpuasa. Dalam hadis yang lain Nabi SAW bersabda maksudnya : " Seseorang yang memberi makan orang yang puasa dari hasil yang halal, akan dimintakan ampunan oleh malaikat pada malam-malam Ramadan meski hanya seteguk air. (Hadis Riwayat  Abu Ya`la).

Kesepuluh, orang yang berbuka puasa dengan berjemaah demi melihat keagungan puasa, maka para malaikat akan berselawat (memintakan ampunan) baginya.

Sahabat yang dimuliakan,
Marilah kita menghayati 10 keistimewaan yang dikurniakan oleh Allah SWT kepada mereka yang berpuasa dengan ikhlas semata-mata mencari keredaan Allah SWT. Di harapkan sampai di akhir bulan Ramadan, semua dosa-dosa kita di ampunkan oleh Allah SWT., dapat pembebasan daripada api neraka dan memperolehi takwa kepada Allah SWT.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...