Rindu

"kini ku hanya mampu tatapi bintang yg semakin jauh hilang dari pandangan. Saat tak ada lagi tutur sapa dan gelak tawamu... Dan di s't kerinduan ikat bathin nan sepi,Bunga2 di halaman tak lagi daunnya bergoyang

Mempercepat Mozilla Firefox Dengan Speedy Fox

Firefox anda Lola alias Lambat Loading?? Solusinya adalah Speedy Fox. Meningkatkan Firefox dalam satu klik dengan SpeedyFox Anda mendapatkan

Ketika Cinta Bersemi

Indahnya "Ketika Cinta Bersemi" dalam Kehalalan.Subhaanallaah... Bak Musim Bunga berkuntum

Once Upon Time In Tokyo someday

Dan.. jika tiba waktuku nanti saat tak lagi raga mampu melawan tegarnya sang waktu... Dan... jika pada saatnya nanti

Candi Borobudur Dan Nabi Sulaeman As

Candi Borobudur Nabi Sulaiman, apa hubungannya?

Sabtu, 19 November 2011

[Renungan] BELAJAR PADA FILOSOFI ANGSA

Tak seperti elang, angsa hidup berkawan. Mandi bersama, tidur bersama,dan mencari makan bersama. Dalam dunia sosiologis mereka lebihmencirikan diri sebagai masyarakat kolektif. Tetapi mereka tidakmenyebut diri seperti itu. Apapun istilah yang ingin dilekatkan olehpara ilmuwan, silahkan saja, yang penting kami selalu bersama.Kira-kira begitulah sikap politik mereka.

http://english.peopledaily.com.cn/200612/14/images/xin_351203140805018727610.jpg

Ini adalah isyaratalam yang dasyat. Kita tidak pernah menyadari keberadaannya karenasemua berlalu secara alami. Padahal angsa mengajarkan kita banyak haltentang arti tata tertib, kekompakan dan pertemanan. Saya pun tidakpernah serius memperhatikannya, hingga suatu hari seorang temanmenghadiahi video berjudul “Fly Away Home” untuk arjuna kecilku. Inilahawal dimana saya tertegun pada kesan harmoni kehidupan. Sejak itu sayatertarik untuk mengamati kehidupan angsa-angsa itu, terutama di alamnyata, ternyata persis sama.

Di musim dingin, merekabermigrasi ke Selatan, dan dimusim panas mereka kembali ke kediamanasalnya di Utara. Lalu lihatlah formasi yang mereka bentuk disaatterbang bermigrasi itu. Mereka membentuk formasi huruf V. Bukan tanpaalasan, karena para fisikawan mencatat bahwa tingkat resistensiterhadap angin akan lebih rendah, dalam formasi seperti itu,dibandingkan dengan terbang sendiri. Ini jauh lebih bermanfaat bagimereka guna memacu kecepatan. Ini pelajaran satu.

Pelajarankedua, bila ada anggota yang sakit, atau sayapnya kelelahan, laluterlempar dari formasi, maka akan ada angsa yang lain yang datangmengapit untuk tetap terbang dalam formasi huruf V kecil yang baru.Dukungan sosial ini begitu penting, dalam menjaga kekompakan dankeberlangsungan hidup, agar yang lemah bisa tetap terbang dan tidakterjatuh sendirian. Berangkat bersama, terbang bersama, hingga sampaiditujuan juga bersama-sama. Seakan begitu filosofi mereka. Terbangsendirian bukan hanya soal keamanan, tetapi juga soal efektivitaskecepatan dan kepakan sayap.

Pelajaran ketiga, dan terpenting,setiap angsa saling bergantian mengambil alih komando. Bila si Akelelahan, maka si B dengan spontan menggantikannya. Tidak adaketamakan untuk terus menjadi komandan, Juga tidak ada keinginan untukmengkudeta kekuasaan. Semua bertindak menjadi imam yang baik dan makmumyang juga baik. Beginilah harusnya kerja sebuah tim dalam membawa misikesuksessan. Apapun itu.

Jauh lebih penting, alih komando itutidak hanya diantara angsa-angsa jantan saja, tetapi angsa betina jugamendapat tempat dan kesempatan. Tak ada istilah angsa jantan mesti didepan, dan angsa betina mengawal di belakang. Tetapi mereka terbangbersama, berbagi tugas, berbagi ruang serta peluang sama rata untukmenuju danau-danau bercuaca hangat. Luar biasa!

Alangkahindahnya bila hidup kita --orang-orang kolektivistik-- bisa mencontohkehidupan angsa --yang juga kolektivistik. Sayangnya, kita lebih senangmenerapkan gaya hidup individualistik. Seperti kepiting, hidup penuhpersaingan dan saling menjatuhkan. Padahal semua memiliki kesamaancita-cita yaitu kabur dari keranjang. Si empunya tidak pernah khawatirakan kaburnya kepiting itu satu demi satu karena mentalitasnya memangmentalitas individualistik. Kepiting tidak punya kecerdasan sosial yangmumpuni, mereka tidak mampu bekerjasama. Maksud hati mau kabur darikeranjang tapi terjebak pada egoisme individual dimana lebih senangmenguasai dan menginjak orang lain. Egoisme dan saling injak iniberakibat buruk pada kinerja kolektif, karena pada akhirnya tidakseorangpun bisa keluar secara selamat dari keranjang.

Syariat Islam Mengenai Cinta & Menikah Tanpa Cinta

Cinta seorang laki-laki kepada wanita dan cinta wanita kepada laki-laki adalah perasaan yang manusiawi yang bersumber dari fitrah yang diciptakan Alloh Subhanallohu wa Ta’ala di dalam jiwa manusia, yaitu kecenderungan kepada lawan jenisnya ketika telah mencapai kematangan pikiran dan fisiknya. Sebagaimana Firman Alloh Subhanallohu wa Ta’ala, yang artinya: "Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendir , supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya , dan dijadikan-Nya diantara kamu rasa kasih sayang .Sesungguhnya pada yang demikian itu benar- benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (QS. Ar Rum: 21)

Cinta pada dasarnya adalah bukanlah sesuatu yang kotor, karena kekotoran dan kesucian tergantung dari bingkainya. Ada bingkai yang suci dan halal dan ada bingkai yang kotor dan haram. Cinta mengandung segala makna kasih sayang, keharmonisan, penghargaan dan kerinduan, disamping mengandung persiapan untuk menempuh kehiduapan dikala suka dan duka, lapang dan sempit.


Cinta Adalah Fitrah Yang Suci

Cinta bukanlah hanya sebuah ketertarikan secara fisik saja. Ketertarikan secara fisik hanyalah permulaan cinta bukan puncaknya.Dan sudah fitrah manusia untuk menyukai keindahan.Tapi disamping keindahan bentuk dan rupa harus disertai keindahan kepribadian dengan akhlak yang baik.

Islam adalah agama fitrah karena itulah islam tidaklah membelenggu perasaan manusia.Islam tidaklah mengingkari perasaan cinta yang tumbuh pada diri seorang manusia .Akan tetapi islam mengajarkan pada manusia untuk menjaga perasaan cinta itu dijaga , dirawat dan dilindungi dari segala kehinaan dan apa saja yang mengotorinya.


Islam mebersihkan dan mengarahkan perasaan cinta dan mengajarkan bahwa sebelum dilaksanakan akad nikah harus bersih dari persentuhan yang haram.


Menikah Tanpa Cinta

Adakalanya sebuah pernikahan terjadi tanpa dilandasi oleh cinta. Mereka berpendapat bahwa cinta itu bisa muncul setelah pernikahan. Islam memandang bahwa faktor ketertarikan merupakan faktor yang tidak bisa diabaikan begitu saja.Islam melarang seorang wali menikahkan seorang gadis tanpa persetujuannya dan menghalanginya untuk memilih lelaki yang disukainya seperti yang termuat dalam Al Qur'an dan Al Hadist

Firman Alloh Subhanallohu wa Ta’ala, yang artinya: "Maka janganlah kamu (para wali) menghalangi mereka kawin dengan bakal suaminya" (QS. Al Baqarah: 232)


"Dari Ibnu Abbas rodhiyallahu anhu , bahwa seorang wanita datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alahi wa sallam , lalu ia memberitahukan bahwa ayahnya telah menikahkannya padahal ia tidak suka , lalu Rasulullah shalallahu ‘alahi wa sallam memberikan hak kepadanya untuk memilih” (HR Abu Daud)


Karena yang menjalani sebuah pernikahan adalah kedua pasangan itu bukanlah wali mereka.


Selain itu seorang yang hendak menikah hendaknyalah melihat dahulu calon pasangannya seperti termuat dalam hadist: "Apabila salah seorang dari kamu meminang seorang wanita maka tidaklah dosa atasnya untuk melihatnya, jika melihatnya itu untuk meminang, meskipun wanita itu tidak melihatnya" (HR. Imam Ahmad)


Memang benar dalam beberapa kasus, pasangan yang menikah tanpa didasari cinta bisa mempertahankan pernikahannya. Tapi apakah hal ini selalu terjadi, bagaimana bila yang terjadi adalah sebuah neraka pernikahan, kedua pasangan saling membenci dan saling mencaci maki satu sama lain. Sebuah pernikahan dalam islam diharapkan dapat memayungi pasangan itu untuk menikmati kehidupan yang penuh cinta dan kasih sayang dengan mengikat diri dalam sebuah perjanjian suci yang diberikan Alloh Subhanallohu wa Ta’ala. Karena itulah rasa cinta dan kasih sayang ini sudah sepantasnya merupakan hal yang harus diperhatikan sebelum kedua pasangan mengikat diri dalam pernikahan. Karena inilah salah satu kunci kebahagian yang hakiki dalam mensikapi problematika rumah tangga nantinya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...