Rindu

"kini ku hanya mampu tatapi bintang yg semakin jauh hilang dari pandangan. Saat tak ada lagi tutur sapa dan gelak tawamu... Dan di s't kerinduan ikat bathin nan sepi,Bunga2 di halaman tak lagi daunnya bergoyang

Mempercepat Mozilla Firefox Dengan Speedy Fox

Firefox anda Lola alias Lambat Loading?? Solusinya adalah Speedy Fox. Meningkatkan Firefox dalam satu klik dengan SpeedyFox Anda mendapatkan

Ketika Cinta Bersemi

Indahnya "Ketika Cinta Bersemi" dalam Kehalalan.Subhaanallaah... Bak Musim Bunga berkuntum

Once Upon Time In Tokyo someday

Dan.. jika tiba waktuku nanti saat tak lagi raga mampu melawan tegarnya sang waktu... Dan... jika pada saatnya nanti

Candi Borobudur Dan Nabi Sulaeman As

Candi Borobudur Nabi Sulaiman, apa hubungannya?

Kamis, 01 Maret 2012

Kisah Seorang Yahudi yang Mengislamkan Jutaan Orang

Di Suatu tempat di Prancis sekitar lima puluh tahun yang lalu, ada seorang berkebangsaan Turki berumur 50 tahun bernama Ibrahim. Ia adalah orangtua yang menjual makanan di sebuah toko makanan. Toko tersebut terletak di sebuah apartemen di mana salah satu penghuninya adalah keluarga Yahudi yang memiliki seorang anak bernama "Jad" berumur 7 tahun.
Jad, si anak Yahudi Hampir setiap hari mendatangi toko tempat di mana Ibrahim bekerja untuk membeli kebutuhan rumah. Setiap kali hendak keluar dari toko –dan Ibrahim dianggapnya lengah– Jad selalu mengambil sepotong cokelat milik Ibrahim tanpa seizinnya.
Pada suatu hari usai belanja, Jad lupa tidak mengambil cokelat ketika mau keluar, kemudian tiba-tiba Ibrahim memanggilnya dan memberitahu kalau ia lupa mengambil sepotong cokelat sebagaimana kebiasaannya. Jad kaget, karena ia mengira bahwa Ibrahim tidak mengetahui apa yang ia lakukan selama ini. Ia pun segera meminta maaf dan takut jika saja Ibrahim melaporkan perbuatannya tersebut kepada orangtuanya.
"Tidak apa, yang penting kamu berjanji untuk tidak mengambil sesuatu tanpa izin, dan setiap saat kamu mau keluar dari sini, ambillah sepotong cokelat, itu adalah milikmu”, ujar Ibrahim sebagai tanda persetujun.

Waktu berlalu, tahun pun berganti dan Ibrahim yang seorang Muslim kini menjadi layaknya seorang ayah dan teman akrab bagi Jad si anak Yahudi
Sudah menjadi kebiasaan Jad saat menghadapi masalah, ia selalu datang dan berkonsultasi kepada Ibrahim. Dan setiap kali Jad selesai bercerita, Ibrahim selalu mengambil sebuah buku dari laci, memberikannya kepada Jad dan kemudian menyuruhnya untuk membukanya secara acak. Setelah Jad membukanya, kemudian Ibrahim membaca dua lembar darinya, menutupnya dan mulai memberikan nasehat dan solusi dari permasalahan Jad.
Beberapa tahun pun berlalu dan begitulah hari-hari yang dilalui Jad bersama Ibrahim, seorang Muslim Turki yang tua dan tidak berpendidikan tinggi.
14 Tahun Berlalu
Jad kini telah menjadi seorang pemuda gagah dan berumur 24 tahun, sedangkan Ibrahim saat itu berumur 67 tahun.
Alkisah, Ibrahim akhirnya meninggal, namun sebelum wafat ia telah menyimpan sebuah kotak yang dititipkan kepada anak-anaknya di mana di dalam kotak tersebut ia letakkan sebuah buku yang selalu ia baca setiap kali Jad berkonsultasi kepadanya. Ibrahim berwasiat agar anak-anaknya nanti memberikan buku tersebut sebagai hadiah untuk Jad, seorang pemuda Yahudi.
Jad baru mengetahui wafatnya Ibrahim ketika putranya menyampaikan wasiat untuk memberikan sebuah kotak. Jad pun merasa tergoncang dan sangat bersedih dengan berita tersebut, karena Ibrahim-lah yang selama ini memberikan solusi dari semua permasalahannya,  dan Ibrahim lah satu-satunya teman sejati baginya.
Hari-haripun berlalu, Setiap kali dirundung masalah, Jad selalu teringat Ibrahim. Kini ia hanya meninggalkan sebuah kotak. Kotak yang selalu ia buka, di dalamnya tersimpan sebuah buku yang dulu selalu dibaca Ibrahim setiap kali ia mendatanginya.
Jad lalu mencoba membuka lembaran-lembaran buku itu, akan tetapi kitab itu berisikan tulisan berbahasa Arab sedangkan ia tidak bisa membacanya. Kemudian ia pergi ke salah seorang temannya yang berkebangsaan Tunisia dan memintanya untuk membacakan dua lembar dari kitab tersebut. Persis sebagaimana kebiasaan Ibrahim dahulu yang selalu memintanya membuka lembaran kitab itu dengan acak saat ia datang berkonsultasi.
Teman Tunisia tersebut kemudian membacakan dan menerangkan makna dari dua lembar yang telah ia tunjukkan. Dan ternyata, apa yang dibaca oleh temannya itu, mengena persis ke dalam permasalahan yang dialami Jad kala itu. Lalu Jad bercerita mengenai permasalahan yang tengah menimpanya, Kemudian teman Tunisianya itu memberikan solusi kepadanya sesuai apa yang ia baca dari kitab tersebut.
Jad pun terhenyak kaget, kemudian dengan penuh rasa penasaran ini bertanya, "Buku apa ini?"
Ia menjawab, "Ini adalah Al-Qur'an, kitab sucinya orang Islam!"
Jad sedikit tak percaya, sekaligus merasa takjub,
Jad lalu kembali bertanya, "Bagaimana caranya menjadi seorang muslim?"
Temannya menjawab, "Mengucapkan syahadat dan mengikuti syariat!"
Setelah itu, dan tanpa ada rasa ragu, Jad lalu mengucapkan Syahadat, ia pun kini memeluk agama Islam!

Islamkan 6 juta orang
Kini Jad sudah menjadi seorang Muslim, kemudian ia mengganti namanya menjadi Jadullah Al-Qur'ani sebagai rasa takdzim atas kitab Al-Qur'an yang begitu istimewa dan mampu menjawab seluruh problema hidupnya selama ini. Dan sejak saat itulah ia memutuskan akan menghabiskan sisa hidupnya untuk mengabdi menyebarkan ajaran Al-Qur'an.
Mulailah Jadullah mempelajari Al-Qur'an serta memahami isinya, dilanjutkan dengan berdakwah di Eropa hingga berhasil mengislamkan enam ribu Yahudi dan Nasrani.
Suatu hari, Jadullah membuka lembaran-lembaran Al-Qur'an hadiah dari Ibrahim itu. Tiba-tiba ia mendapati sebuah lembaran bergambarkan peta dunia. Pada saat matanya tertuju pada gambar benua Afrika, nampak di atasnya tertera tanda tangan Ibrahim dan dibawah tanda tangan itu tertuliskan ayat :
((اُدْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ...!!))
“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik!!...” [QS. An-Nahl; 125]
Iapun yakin bahwa ini adalah wasiat dari Ibrahim dan ia memutuskan untuk melaksanakannya.
Beberapa waktu kemudian Jadullah meninggalkan Eropa dan pergi berdakwah ke negara-negara Afrika yang di antaranya adalah Kenya, Sudan bagian selatan (yang mayoritas penduduknya adalah Nasrani), Uganda serta negara-negara sekitarnya. Jadullah berhasil mengislamkan lebih dari 6.000.000 (enam juta) orang dari suku Zulu, ini baru satu suku, belum dengan suku-suku lainnya.

Akhir Hayat Jadullah

Jadullah Al-Qur'ani, seorang Muslim sejati, da'i hakiki, menghabiskan umur 30 tahun sejak keislamannya untuk berdakwah di negara-negara Afrika yang gersang dan berhasil mengislamkan jutaan orang.
Jadullah wafat pada tahun 2003 yang sebelumnya sempat sakit. Kala itu beliau berumur 45 tahun, beliau wafat dalam masa-masa berdakwah.

Kisah pun belum selesai

Ibu Jadullah Al-Qur'ani adalah seorang wanita Yahudi yang fanatik, ia adalah wanita berpendidikan dan dosen di salah satu perguruan tinggi. Ibunya baru memeluk Islam pada tahun 2005, dua tahun sepeninggal Jadullah yaitu saat berumur 70 tahun.
Sang ibu bercerita bahwa –saat putranya masih hidup– ia menghabiskan waktu selama 30 tahun berusaha sekuat tenaga untuk mengembalikan putranya agar kembali menjadi Yahudi dengan berbagai macam cara, dengan segenap pengalaman, kemapanan ilmu dan kemampuannya, akan tetapi ia tidak dapat mempengaruhi putranya untuk kembali menjadi Yahudi. Sedangkan Ibrahim, seorang Muslim tua yang tidak berpendidikan tinggi, mampu melunakkan hatinya untuk memeluk Islam, hal ini tidak lain karena Islamlah satu-satunya agama yang benar.

Yang menjadi pertanyaannya, "Mengapa Jad si anak Yahudi memeluk Islam?"

Jadullah Al-Qur'ani bercerita bahwa Ibrahim yang ia kenal selama 17 tahun tidak pernah memanggilnya dengan kata-kata: "Hai orang kafir!" atau "Hai Yahudi!" bahkan Ibrahim tidak pernah untuk sekedar berucap: "Masuklah agama Islam!"
Bayangkan, selama 17 tahun Ibrahim tidak pernah sekalipun mengajarinya tentang agama, tentang Islam ataupun tentang Yahudi. Seorang tua Muslim sederhana itu tak pernah mengajaknya diskusi masalah agama. Akan tetapi ia tahu bagaimana menuntun hati seorang anak kecil agar terikat dengan akhlak Al-Qur’an.
Kemudian dari kesaksian Dr. Shafwat Hijazi (salah seorang dai kondang Mesir) yang suatu saat pernah mengikuti sebuah seminar di London dalam membahas problematika Darfur serta solusi penanganan dari kristenisasi, beliau berjumpa dengan salah satu pimpinan suku Zolo. Saat ditanya apakah ia memeluk Islam melalui Jadullah Al-Qur’ani?, ia menjawab; tidak! namun ia memeluk Islam melalui orang yang diislamkan oleh Jadullah Al-Qur'ani.
Subhanallah, akan ada berapa banyak lagi orang yang akan masuk Islam melalui orang-orang yang diislamkan oleh Jadullah Al-Qur’ani. Dan Jadullah Al-Qur'ani sendiri memeluk Islam melalui tangan seorang muslim tua berkebangsaan Turki yang tidak berpendidikan tinggi, namun memiliki akhlak yang jauh dan jauh lebih luhur dan suci.
Begitulah hikayat tentang Jadullah Al-Qur'ani, kisah ini merupakan kisah nyata yang penulis dapatkan kemudian penulis terjemahkan dari catatan Almarhum Syeikh Imad Iffat yang dijuluki sebagai "Syaikh Kaum Revolusioner Mesir". Beliau adalah seorang ulama Al-Azhar dan anggota Lembaga Fatwa Mesir yang ditembak syahid dalam sebuah insiden di Kairo pada hari Jumat, 16 Desember 2011 silam.
Kisah nyata ini layak untuk kita renungi bersama di masa-masa penuh fitnah seperti ini. Di saat banyak orang yang sudah tidak mengindahkan lagi cara dakwah Qur'ani. Mudah mengkafirkan, fasih mencaci, mengklaim sesat, menyatakan bid'ah, melaknat, memfitnah, padahal mereka adalah sesama muslim.
Dulu da'i-da'i kita telah berjuang mati-matian menyebarkan Tauhid dan mengislamkan orang-orang kafir, namun kenapa sekarang orang yang sudah Islam malah justru dikafir-kafirkan dan dituduh syirik? Bukankah kita hanya diwajibkan menghukumi sesuatu dari yang tampak saja? Sedangkan masalah batin biarkan Allah yang menghukumi nanti. Kita sama sekali tidak diperintahkan untuk membelah dada setiap manusia agar mengetahui kadar iman yang dimiliki setiap orang.
Mari kita renungi kembali surat Thaha ayat 44 yaitu Perintah Allah swt. kepada Nabi Musa dan Harun –'alaihimassalam– saat mereka akan pergi mendakwahi fir'aun. Allah berfirman,
((فَقُولاَ لَهُ قَوْلاً لَّيِّناً لَّعَلَّهُ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَى))
“Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, Mudah-mudahan ia ingat atau takut.”

Bayangkan, Fir'aun yang jelas-jelas kafir laknatullah, namun saat dakwah dengan orang seperti ia pun harus tetap dengan kata-kata yang lemah lembut, tanpa menyebut dia Kafir Laknatullah! Lalu apakah kita yang hidup di dunia sekarang ini ada yang lebih Islam dari Nabi Musa dan Nabi Harun? Atau adakah orang yang saat ini lebih kafir dari Fir'aun, di mana Al-Qur'an pun merekam kekafirannya hingga kini?
Lantas alasan apa bagi kita untuk tidak menggunakan dahwah dengan metode Al-Qur'an? Yaitu dengan Hikmah, Nasehat yang baik, dan Diskusi menggunakan argumen yang kuat namun tetap sopan dan santun?
Maka dalam dakwah yang perlu kita perhatikan adalah bagaimana cara kita agar mudah menyampaikan kebenaran Islam ini.
Oleh karenanya, jika sekarang kita dapati ada orang yang kafir, bisa jadi di akhir hayatnya Allah akan memberi hidayah kepadanya sehingga ia masuk Islam.
Bukankah Umar bin Khattab dulu juga pernah memusuhi Rasulullah? Namun Allah berkehendak lain, sehingga Umar pun mendapat hidayah dan akhirnya memeluk Islam. Lalu jika sekarang ada orang muslim, bisa jadi di akhir hayatnya Allah mencabut hidayah darinya sehingga ia mati dalam keadaan kafir. Na'udzubillah tsumma Na'udzubillahi min Dzalik.
Karena sesungguhnya dosa pertama yang dilakukan iblis adalah sombong dan angkuh serta merasa diri sendiri paling suci sehingga tak mau menerima kebenaran Allah dengan sujud hormat kepada nabi Adam –'alaihissalam–. Oleh karena itu, bisa jadi Allah mencabut hidayah dari seorang muslim yang tinggi hati lalu memberikannya kepada seorang kafir yang rendah hati. Segalanya tiada yang mustahil bagi Allah!
Marilah kita pertahankan akidah Islam yang telah kita peluk ini, dan jangan pernah mencibir ataupun "menggerogoti" akidah orang lain yang juga telah memeluk Islam serta bertauhid. Kita adalah saudara seislam seagama. Saling mengingatkan adalah baik, saling melindungi akidah sesama muslim adalah baik. Marilah kita senantiasa berjuang bahu-membahu demi perkara yang baik-baik saja. Wallahu Ta'ala A'la Wa A'lam Bis-Shawab.
Penulis: Mustamid, seorang mahasiswa Program Licence Universitas Al-Azhar Kairo Konsentrasi Hukum Islam.
source: hidayatullah

Selasa, 28 Februari 2012

Konspirasi Tenggelamnya Titanic

Tragedi tenggelamnya kapal super mewah yang “tidak mungkin tenggelam” yaitu Titanic pada pelayaran perdananya telah menjadi sebuah sejarah kelam dalam dunia pelayaran.
Ketika banyak sekali spekulasi tentang mengapa, apa dan bagaimana Titanic dapat tenggelam, pada tahun 2005 pada ekspedisi ke bangkai titanic, para peneliti menemukan sebuah petunjuk yang membongkar misteri yang hampir 1 abad menyelimutnya…
Awal Pembangunan dan Tragedi Titanic
Titanic dalam tahap konstruksi
Titanic dalam tahap ujicoba
Seperti yang kita tahu bahwa Titanic adalah kapal super mewah yang paling canggih pada Eranya. Yang pada pelayaran pertamanya menjadi menjadi sebuah tragedi yang menewaskan sekitar 1500 orang.
Saya tidak akan menjelaskan panjang lebar disini karena akan membuat posting ini menjadi terlalu panjang, tapi anda dapat membacanya melalui link dibawah ini yang tersambung ke halaman wikipedia.
Silahkan Klik Disini
Titanic Pecah Menjadi 4 Bagian
David Concannon
Hingga hampir 93 tahun, orang2 percaya bahwa kapal Titanic tenggelam menjadi 2 bagian, namun pada tahun 2005 sekelompok orang kembali melakukan penyelaman ke bangkai kapal Titanic yang dipimpin oleh David Concanon, david adalah seorang penasehat dari 6 kali ekspedisi Titanic di samudra Atlantik dan juga sebagai penyelam pada 4 kali ekspedisi sebelumnya.
Pada agustus 2005, david kembali memimpin sebuah ekspedisi untuk menjelajahi area baru dari R.M.S Titanic yang telah dia teliti pada tahun 2000. Dan yang bertugas untuk melakukan penyelaman adalah John Chatterton dan Richie Kohler. John adalah seorang penyelam handal dalam tragedi kecelakaan kelautan. John juga anggota ekspedisi penyelaman di irlandia dalam tenggelamnya R.M.S Lusitania tahun 1994 beberapa tahun lalu. Dan Richie adalah seorang teknisi kecelakaan laut yang berpengalaman dan juga sejarahwan kecelakaan laut yang telah menyelam sejak tahun 1980, serta pernah bekerja pada proyek besar seperti penjelajahan USS Murphy dan German U-Boat U-215.
Penyelaman kali ini benar2 mematahkan dugaan sebelumnya yang didominasi oleh teori bahwa Titanic tenggelam menjadi 2 bagian. John dan Richie yang melakukan penyelaman menggunakan kapal selam mini buatan Rusia itu menemukan dua bagian besar dari bangkai kapal Titanic yang terpisah jauh dari bagian utamanya. Dengan kata lain Titanic pecah menjadi 4 bagian.
Penemuan ini membuat sebuah teka teki baru yaitu apa yang membuat 2 bagian tersebut sampai berada sejauh 1 mil dari bangkai utama?
Setiap bagian yang diketemukan itu berukuran sekitar panjang 90 kaki dan lebar 30 kaki dengan berat mencapai ratusan ton. Berdasarkan perhitungan dampak benturan kapal dengan dasar samudra, kedua bagian itu tidak mungkin terpisah dari badan utama kapal sejauh itu.
Dan berdasarkan kesaksian kesaksian yang didapat paska tenggelamnya titanic menyebutkan bahwa kapal tersebut masih tetap melaju dan melewati gunung es yang ditabraknya, kemudian para awak kapal mendapatkan lima kompartemen kedap air telah bocor akibat benturan itu dan selanjutnya dalam 2 jam 40 menit, Titanic menungging hingga meluncur tegak lurus ke dasar samudra atlantik, tidak ada benturan frontal, semua itu tentu saja tidak menjelaskan dampak hebat yang terjadi pada titanic dengan terbelahnya kapal tersebut menjadi 4 bagian. Semua kesaksian baik oleh penyidikan amerika dan inggris bahkan mengungkapkan fakta bahwa tidak ada seorangpun didalam kapal yang merasakan adanya tabrakan ataupun ledakan.
Jikapun titanic terbelah menjadi 4 bagian saat menabrak gunung es, mengapa tidak ada kesaksian yang menjelaskan tentang itu?
Dapat kita ambil kesimpulan bahwa titanic tidak terbelah menjadi 4 bagian saat masih berada di atas air.
Richie Kohler dan John Chatterton
Kemudian bagaimana dengan kemungkinan titanic terbelah 4 saat menumbuk dasar samudra? Tetap saja tidak akan sampai sejauh itu jika hanya dengan tenaga titanic yang tenggelam. Logikanya sama seperti kita melemparkan batu yang besar ke air, maka batu tersebut hanya akan terpental sedikit saat menabrak dasar daripada air tersebut.
Dan fakta bahwa air laut lebih pekat daripada air tawar tidak dapat dibohongi, maka kapal titanic yang berbobot ratusan ton itupun akan seperti halnya batu tersebut meskipun meluncur dengan kecepatan yang sangat cepat dan menumbuk dasar samudra maka kepekatan air laut dikedalaman 12.500 kaki akan banyak meredam tumbukan tersebut.
Lalu apa yang dapat melemparkan 2 bagian tersebut dan membuat kerusakan yang parah pada Titanic? Yaitu ledakan bawah air, meledaknya mesin Titanic, tapi kekuatan ledakannyapun tak cukup untuk membuat 2 bagian titanic terlempar sejauh 1 mil. Dan sebuah spekulasi muncul, ada yang men-support ledakan itu yaitu adanya bom yang memang telah di letakkan di badan Titanic dengan sengaja.
Siapa, bagaimana dan untuk tujuan apa bom itu ada disana?
Fakta inilah yang akan menuntun kita membongkar sebuah konspirasi yang teramat rapi…

Jika anda percaya dengan teori bahwa titanic tenggelam karena torpedo seperti dalam buku “111 Konspirasi Yang Menghebohkan Dunia” karangan Jamie King, sebaiknya anda kesampingkan dulu teori tersebut, karena Jamie King sendiri telah mengatakan bahwa hal itu hanyalah sebuah teori belaka tanpa rujukan rujukan yang pasti. Teori2 tersebut telah diolah untuk hiburan semata.
Jika penulisnya saja tidak yakin. Bagaimana dengan yang membaca?
Hal diatas berdasarkan bukti pada buku, dan saya memberikan link yang berisi artikel tersebut dalam bahasa indonesia. Silahkan Klik Disini 
mari kita lihat apa yang sebenarnya terjadi…
saya akan menjelaskan rentetan sejarahnya.
semua dimulai pada tahun 1910, dimana 7 orang mengadakan pertemuan di Jekyll Island di lepas pantai Georgia untuk merencanakan Federal Reserve Bank.
Nelson Aldrich dan Frank Volderclip menunjukkan program2 Rockfeller. Hendry Davidson, Charles Norton dan Benjamin Strong mengajukan J.P.Morgan dalam rencana meloloskan Federal Reserve dan Paul Warberg mengajukan Sistem perbankan Rothschild di Eropa.
J.P Morgan
Jadi pertemuan itu menghasilkan korporasi antara Morgan, Rothschild dan Rockfeller dengan tujuan mendirikan/mengesahkan Kartel Perbankan Nasional yang disebut sistem Federal Reserve.
Rothschild, Morgan dan Rockfeller dikontrol oleh perintah Jesuit, Perkumpulan paling berkuasa saat itu yang akan melakukan apapun jika dibutuhkan untuk menghancurkan konstitusi kebebasan di Amerika dan menumbuhkan kekuasaan/dominasi agama katolik di dunia.
Konstruksi dari Titanic sendiri dimulai pada tahun 1909 di Belfast, Irlandia.
Belfast adalah penganut protestan dan dibenci oleh para jesuit. J.P.Morgan kemudian mengambil alih kendali atas White Star (perusahaan dimana titanic dibangun) dengan membiayai pembangunan Titanic atas perintah jesuit yang merupakan kapal termewah pada awalnya tetapi tetap akan diumpankan pada kematian pada akhirnya.
Iklan dan promosi Titanic pada waktu itu sangat dilebih-lebihkan, semua itu adalah untuk menarik perhatian beberapa orang terkaya di dunia seperti John Jacob Astor V, Isidor Strauss dan Benjamin Guggenheim.
Mengapa mereka yang menjadi Sasaran daripada Penenggelaman titanic?
karena 3 orang tersebut sangat menentang adanya Federal Reserve, orang2 ini adalah orang2 terkaya didunia yang mempunyai pengaruh yang besar juga pada dunia. Dan merka berdiri menghalangi tujuan para jesuit.
Mereka ini tak hanya menentang Federal Reserve,seperti John Jacob Astor yang bersama Hakim Mahkamah Tinggi Amerika ketika itu Louis D. Brandeis telah bersatu untuk menentang Bank Sentral Amerika/ Federal Reserve.
namun juga menggunakan kekayaannya untuk menentang adanya Perang Dunia 1.
Lalu mengapa harus dengan Titanic untuk menyingkirkan mereka semua?
Mereka tahu, membunuh orang2 ini bukanlah perkara mudah, apalagi John Jacob Astor, Beliau seorang yang terkenal, jutawan Amerika, salah seorang freemason level tinggi dan juga salah satu dari 13 keturunan illuminati, hingga sekarang apa yang membuka hatinya untuk menentang Federal Reserve masih menjadi misteri.
Untuk mendekati Astor sangatlah sulit karena beliau salah seorang elite Mason yang amat tahu semua kelicikan Rothschild.
Untuk itulah rencana pembunuhannya dan juga orang2 yang lain dalam waktu yang bersamaan perlu dilakukan secara berhati-hati, penuh tipu muslihat dan tersembunyi hingga tiada seorangpun yang tahu dan menyadari bahwa tragedi Titanic adalah untuk menyingkirkan beberapa orang yang menjadi penghalang dengan mengorbankan beribu-ribu nyawa tak bersalah seperti perang dunia 1 dan 2, revolusi2 di eropa, tragedi WTC dll.
Tetapi dalam setiap rencana yang memakan korban hingga mencapai ribuan tentu saja semua ini mempunyai tujuan kedua, apakah itu? Akan saya bahas di akhir posting.
Benjamin Guggenheim
Pada 31 Maret 1912, J.P.Morgan meninggal dunia. Kebanyakan orang mengira bahwa dia adalah juga termasuk orang terkaya di amerika, namun wasiatnya mengungkap bahwa dia hanya memiliki 19% dari saham J.P.Morgan Company dan 81% lainnya adalah milik Rothschild.
Kapten kapal Titanic adalah Edward J Smith yang merupakan seorang jesuit dan bekerja untuk J.P.Morgan. Siapapun yang menjadi jesuit, identitas mereka tidak akan diketahui.
(National Geographic, the secret of Titanic).
Isidor Strauss
Ketika Titanic mulai berlayar dari bagian selatan Inggris, Francis Bowne, seorang jesuit yang paling berkuasa dan mempunyai tingkatan paling tinggi di seluruh irlandia yang mempunyai gelar “Jesuit General” memberikan perintah pada Edward Smith yang seorang “Jesuit Master” tentang apa yang harus dilakukannya di Samudra Atlantik Bagian Utara yaitu untuk Menenggelamkan Titanic. Tentu saja kapten Smith mematuhi Perintah Atasannya karena dalam kepercayaan Jesuit perintah dari atasan adalah perintah Tuhannya.
Kapten Smith telah berpergian di Atlantik Utara selama 26 tahun yang menjadikannya orang yang paling berpengalaman di dunia dalam lautan air dingin itu. Smith tahu seluk beluk perairan di atlantik dan fakta bahwa kapal yang dibawanya dibangun untuk musuh2 jesuit dan tujuan utamanya adalah menjadi “deathship” dan akan tenggelam pada pelayaran perdananya dan juga bom yang sengaja di pasang di kapal titanic untuk lebih melancarkan aksinya apabila rencana gunung es tidak mampu berjalan maksimal.
Dia juga mengetahui dimana gunung2 es itu berada. Itulah mengapa Dia tidak mendengarkan dan menanggapi peringatan tentang adanya gunung es sebanyak 2 kali dan mengubah jalur dari titanic lebih keselatan.
Edward Smith
Dia mengendalikan Titanic dalam kecepatan penuh 22 knots dalam malam yang gelap tanpa ada cahaya bulan dan melewati dataran es seluas 80 mil persegi.
Hingga pada akhirnya terjadilah Tabrakan antara Titanic dengan gunung es.
Dalam insiden malam itu Benjamin Guggenheim, Isidor Strauss dan John Jacob Astor menjadi korban. Namun istri john yaitu Madeleine dan juga Molly Brown selamat dari insiden tersebut.
Tenggelamnya Titanic adalah bencana terbesar pada abad 20 disamping perang dunia.
Insiden ini terjadi pada tanggal 14 April (yang juga tanggal yang sama pada saat pembunuhan Abraham Lincoln yg juga menolak Federal Reserve) dimana Titanic tenggelam dan tersingkirlah semua hambatan Federal Reserve.
Kemudian Desember 1913, Federal Reserve yang merupakan perusahaan swasta berhasil didirikan.
Lalu untuk tujuan besar apakah di tenggelamkannya Titanic selain untuk menyingkirkan para penghambat Federal Reserve? pada zaman itu ada 2 kecelakaan besar yaitu tragedi Titanic 1912 dan Hindenburg 1937 (balon udara zeppelin) yang keduanya menjadi batu penanda/milestone berakhirnya transportasi dengan bahan bakar batu bara dan hidrogen penggerak balon udara. Untuk di gantikan dengan moda transportasi pesawat terbang dengan bahan bakar fosil.
Pada saat itulah mulai ditemukan sumur2 minyak di Amerika dan hampir semuanya dikuasai oleh segelintir keluarga raja minyak seperti Rockfeller. Maka para industrialis minyak melihat peluang untuk mengeruk uang dengan satu syarat, semua moda transportasi harus menggunakan minyak mereka.
Dari sinipun kita telah dapat melihat bahwa Titanic yang pembangunannya menghabiskan biaya yang sangat banyak namun pada akhirnya orang2 ini mendapatkan keuntungan yang lebih banyak lagi.
Dan karena rencana yang rapi untuk jangka panjang inilah konspirasi mereka susah sekali untuk ditelusuri.
Kemudian pola konspirasi ini diulang pada tragedi WTC dimana mereka mengorbankan gedung WTC dan 3000 korban tak bersalah sebagai tumbal untuk mendapatkan kekayaan dari minyak bumi di negara2 agresinya di Timur Tengah.

Sumber

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...